Deteksi Dini Gejala Sesak Napas Beserta Cara Pencegahannya Ala SehatQ

Kesehatan

sesak napas

Sesak napas terjadi ketika paru paru tidak mendapat pasokan oksigen cukup yang menimbulkan perasaan gelisah. Jika dibiarkan, kondisi demikian dapat mengganggu sistem pernafasan bahkan berujung kematian. Untuk menambah informasi mengenai gejala sesak napas dan cara pencegahan menurut direktori penyakit SehatQ, mari simak ulasan berikut.

Mengintip Gejala Umum Sesak Napas Dan Cara Pencegahannya

  1. Sering Batuk Terutama Pada Malam Hari

Meski bukan menjadi patokan utama, batuk dalam kurun waktu sering juga perlu diwaspadai. Bisa jadi, hal tersebut merupakan gejala awal penyakit sesak napas yang mungkin tidak anda sadari. Gejala sesak napas bisa diawali dengan sering batuk terutama menjelang malam hari. Suhu udara yang kian menurun juga semakin memperparah batuk.

Gejala sesak napas yang ditandai dengan batuk batuk, diakibatkan oleh paru paru yang kesulitan beradaptasi dengan suhu. Akibatnya, pasokan udara dalam paru paru semakin berkurang dan menimbulkan batuk batuk. Untuk mengatasi hal tersebut, cobalah mengonsumsi minuman hangat 2 jam sebelum anda tidur di malam hari.

  1. Mudah Kehilangan Napas Dan Terengah Engah

Jangan salah arti, kehilangan napas disini maksudnya adalah kondisi tubuh yang mengalami penurunan kadar oksigen secara drastis. Akibatnya, si penderita sesak napas akan terengah engah dan akhirnya kesulitan bernapas. Kondisi demikian sering kali muncul kepada mereka yang sedang melakukan aktivitas berat seperti olahraga, bekerja, bahkan saat berjalan sekalipun.

Sebagian besar penderita asma hampir tidak dapat melakukan aktivitas yang berat. Sekali saja ia melakukan aktivitas berat, maka akan mudah baginya untuk kehilangan napas. Bagi anda yang kerap kali mengalami hal demikian, sebaiknya langsung konsultasikan kepada dokter. Untuk menghindari hal tersebut, cobalah meninggalkan segala aktivitas berat yang selama ini dilakukan.

  1. Lebih Mudah Marah Atau Tempramental

Gejala sesak napas berikutnya ialah mudah merasa lelah dan mudah marah. Perlu anda ketahui, orang yang menderita sesak napas tentu akan merasa kebingungan saat mulai kehilangan napas. Tak jarang dari mereka yang menuangkan bentuk kebingungan tersebut sebagai rasa kekesalan. Akibatnya, mereka menjadi lebih tempramen terhadap sesuatu.

  1. Tidak Bersemangat Menjalani Aktivitas

Pada dasarnya, orang yang terindikasi sesak napas bisa diketahui melalui direktori penyakit dalam portal SehatQ. Kelelahan membuat seseorang menjadi tidak bersemangat dalam menjalani aktivitas hariannya. Terdapat beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya ialah selalu berpikir positif. Dengan begitu, pikiran anda akan terasa lebih rileks dan bersemangat.

  1. Kesulitan Tidur Atau Insomnia

Beberapa orang dengan gejala sesak napas memiliki gangguan sulit tidur atau yang biasa disebut dengan insomnia. Kondisi demikian sangat bisa terjadi lantaran penderita tidak menerima pasokan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik. Sedangkan syarat agar bisa tertidur dengan lelap adalah diterimanya pasokan oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak.

Apabila orang tersebut tidak mendapatkan aliran oksigen yang baik ke seluruh tubuhnya, maka otak akan bekerja ekstra. Ketika otak bekerja, semua sistem dalam tubuh juga akan ikut bekerja. Hal inilah yang dapat membuat seseorang kesulitan tidur. Meski demikian, masih ada cara pencegahan dengan membuat jadwal tidur secara teratur sesuai saran direktori penyakit SehatQ.

Asma atau sesak napas merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyerang sistem pernapasan manusia. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan bertambah parah dan berujung kematian. Tetapi, setelah anda memahami isi ulasan tersebut tentu sudah mengerti gejala gejala dan cara pencegahannya, setidaknya anda dapat lebih tahu mengenai masalah sesak napas.

Tags: